Waktu Baca: 2 menit

Banyak ragam cerita Piala AFF untuk Indonesia, salah satunya adalah dukungan dari pihak pihak luar yang begitu mengena. Nah, siapa saja yang memberikan dukungan untuk Indonesia di Piala AFF? Yuk kita simak

Tottenham Hotspur
Dukungan datang dari klub liga Inggris, Tottenham Hotspur. Mereka bahkan beberapa kali menyampaikan semangat kepada timnas Indonesia. Pertama saat Indonesia akan bertemu Kamboja di fase grup B.

Kedua saat Indonesia masuk Final dan akan berhadapan dengan Thailand. Ucapan semangat dari Tottenham sangat unik, menampilkan pemain mereka Son Heung Min dan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong yang sama-sama berwarganegara Korea Selatan. Son terlihat memberikan tos semangat untuk Shin dan Shin menjawab dengan mengucap “ngihh..” yang merupakan jawaban “iya / siap” dalam bahasa Jawa. Aku jadi penasaran, jangan-jangan yang megang akun instagram Tottenham Hotspur orang Jawa lho.

Stasiun Televisi Korea Selatan SBS

Dukungan berikutnya datang dari stasiun Televisi asal Korea Selatan, bernama SBS. Mereka bahkan sampai menyiarkan semua laga timnas Indonesia di piala AFF 2020. Stasiun Televisi Korea bisa menyiarkan laga timnas Indonesia, karena ada Shin Tae Yong sebagai pelatih timnas kita. Wah ternyata om Shin keren juga ya membawa dampak luar biasa bagi timnas Indonesia.

Ya wajar juga sih. STY di Korea Selatan bagaikan dewa. STY sempat menjuara Liga Champions Asia bersama Seongnam FC. Ketika ia melatih Korea Selatan, ia sempat membenamkan Jerman yang memiliki generasi emas macam Mesut Ozil. Ngawur juga Coach STY ini prestasinya. He..he…

Dukungan dari dalam negeri yang bejibun

Sepakbola seperti Bulu Tangkis di Indonesia. Memiliki tempat tersendiri di hati orang-orang Indonesia. Sama seperti Thomas cup kemarin, banyak tawaran dan janji diberikan kepada timnas Indonesia, jika mereka menang di final AFF. Janji yang diberikan bermacam-macam, bahkan presiden Jokowi, menegaskan akan memberi bonus 12 milyar jika timnas menang. Ngeriiiiiii……. Mbayangin uang segitu banyak akan diberikan kepada timnas jika menang. Banyak ragam ya hadiah dari cerita kemenangan Indonesia di Piala AFF.

Sayang seribu sayang, harapan untuk membawa pulang piala AFF gagal di final, karena Indonesia kalah skor dengan Thailand sebanyak 6-2. Menurutku kekalahan ini tidak murni karena pemain kita yang skillnya kurang atau pemain kita yang lemah. Banyak kontroversi sebelum terlaksananya final AFF kali ini sehingga Indonesia gagal menjadi juara kesekian kalinya.

Luis Milla

Mantan pelatih timnas Indonesia inipun sempat memberikan dukungan. Tidak heran karena bersama Milla lah Indonesia memiliki catatan sebagai salah satu tim di Asia Tenggara yang bisa memainkan Tiki Taka dengan luwes. Sayang, dalam karirnya, Luis Milla tidak pernah memimpin Indonesia di Piala AFF. Saat akan menyambut Piala AFF pertamanya, Milla digantikan oleh pelatih Bima Sakti secara kontroversial. Indonesia langsung rontok di fase grup ketika itu.

Meski banyak dukungan, sayangnya Miyabi alias Maria Ozama absen pada Piala AFF kali ini. Mungkin yang bersangkutan fokus pada Filipina yang merupakan negara tempatnya berdomisili sekarang.

Aku ra po po!

Baca juga :
Indonesia Remuk di Piala AFF Sudah Saatnya Move On!

Masalah Sepak Bola Indonesia : Mulai Dari Pengaturan Skor Hingga Politisasi Sepak Bola

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini