Waktu Baca: 2 menit

Munculnya boom soal metaverse setelah Facebook mengubah namanya menjadi Meta membuat kita terus menerka-nerka. Mulai dari kehidupan di metaverse sampai bagaimana mereka mempengaruhi kehidupan di dunia nyata. Salah satu yang sering jadi bahan pembicaraan adalah sisi ekonominya. Banyak yang menerka bagaimana semesta meta bakalan menggeser perekonomian orang-orang. Kira-kira bagaimana metaconomy ini bakalan mempengaruhi kita?

Meledaknya Aset-Aset Digital

Munculnya NFT dan mata uang kripto bisa kita bilang sebagai tanda-tanda eksistensi aset digital yang sedang merangkak naik. Tapi, sebenarnya aset digital ini sudah ada sejak lama. Salah satunya adalah transaksi aset digital di game-game. Contohnya adalah Roblox, Terraria dan game-game lainnya yang memperdagangkan aset digital. Dengan lahirnya semesta meta perdagangan aset digital kaya gini akan semakin masif. Perusahaan konvensional bukan cuma memproduksi aset fisik tapi juga aset digital. Layaknya dunia nyata, kamu bakalan bisa menemukan mobil, motor bahkan rumah yang diperdagangkan versi digitalnya di dunia meta.

Berubahnya Mindset Pekerja

Apakah kamu pernah membandingkan mindsetmu dengan orang yang satu generasi di atasmu? Kalau kamu pernah kamu pasti menyadari adanya perbedaan mindset. Aku pun mengalami hal itu. Ketika generasi di atasku menekankan posisi dan kerja keras, aku sendiri menekankan buat menyeimbangkan pekerjaan. Kamu juga berpikir itu kan? Begitu pula dengan perubahan mindset yang dilatar belakangi sama hadirnya metaverse.

Akibat dari munculnya semesta meta, kita bisa bekerja dengan lebih fleksibel. Karena itulah ada kemungkinan di mana karyawan mulai semakin masif menerapkan work life balance. Bahkan bisa aja kamu bakalan melihat orang-orang yang mulai memikirkan waktu bersama keluarga. Mungkin orang-orang seperti ini bakalan makin banyak. Terutama buat para pekerja yang udah berkeluarga dan punya anak. Kalau perusahaan nggak mau menyadari kemungkinan perubahan mindset pekerja, justru malah bisa jadi bumerang. Di mana adanya semesta meta ini juga bekerja di perusahaan malah jadi sambilan. Mereka akan lebih suka untuk membuat aset digital sendiri dan memasarkannya sebagai NFT.

Memunculkan Pekerjaan Baru Yang Lebih Remote

Pernahkah kamu melihat iklan salah satu brand rokok yang bercerita tentang pekerjaan? Aku memang agak lupa-lupa ingat dengan iklannya. Tapi di sana memperlihatkan dua orang yang sedang bekerja. Pertama adalah dia yang bekerja di kantor, menghadap komputer layaknya pekerja kantoran pada umumnya. Kedua adalah dia yang bekerja di pantai. Di iklan yang tayang jauh sebelum istilah freelancer meledak mengatakan kalau ngantor adalah orang kedua. Sementara itu, orang yang pertama mereka ledek dengan “bukan ngantor”. Nah, seperti inilah yang akan terjadi saat semesta meta beserta metaconomy lahir.

Saat munculnya semesta meta pekerjaan baru yang lebih remote alias bisa kita kerjakan di mana aja mulai semakin marak. Terutama dalam segi pekerjaan kreatif. Desainer digital yang bisa bekerja di rumah bakalan semakin menjamur. Arsitek-arsitek perumahan digital juga bakalan mulai muncul dan bisa membuka konsultasi dari mana saja. Bahkan mungkin pasar produk digital terutama item-item game juga bakalan semakin bermunculan. Transaksi bakalan bisa kita lakukan sambil minum kopi dan sebat di rumah tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan begini pilihan pekerjaan kita bakalan semakin luas karena pasar tenaga kerja akan bertambah seiring kebutuhan semesta meta. Apakah kamu udah siap skillnya?

Nah itu hal-hal mengenai metaconomy yang punya kemungkinan terjadi seiring munculnya semesta meta. Apakah kamu punya opini yang sama?

Baca juga:

Mengulik Potensi NFT Jadi Jalan Buat Pelaku Seni Visual

Selfie Jadi NFT Miliaran Rupiah, Kok Bisa?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini