Waktu Baca: 2 menit

“Sering kali kita berfokus untuk membuat satu perubahan yang besar daripada melakukan perbaikan-perbaikan kecil setiap hari.” Ungkapan itu kiranya akan menjadi motivasi kita untuk melakukan self-improvement ke depannya.

Umumnya, ketika ingin membuat perubahan besar atau mencapai “kesuksesan”, seseorang akan membebani dirinya dengan usaha-usaha yang masif dan tidak terkendali. Akan tetapi, sadarkah dengan aksi-aksi yang melelahkan itu, perubahan-perubahan kecil yang justru adalah progress diri akan tidak terasa? Seperti yang James Clear katakan dalam bukunya yang berjudul “Tiny Changes, Remarkable Results – Atomic Habits” bahwa sering kali kita meyakinkan diri bahwa kesuksesan yang masif menuntut aksi yang masif pula. Juga, untuk mendapatkan atensi dari orang-orang di sekitar.

Seorang yang juga merupakan pakar kebiasaan yang terkenal membantah opini-opini itu melalui bukunya dengan sebuah cara atau kekuatan dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang merupakan bunga majemuk positif. Kekuatan itu dia namakan sebagai “Atomic Habits”.

Apa sih Atomic Habits?

Seperti yang James Clear katakan bahwa semua hal besar berasal dari awal yang kecil. Seseorang sering tidak menyadarinya dan mengabaikannya, bahkan menganggap hal kecil itu bukanlah sesuatu yang penting. Transformasi hasil yang besar tidak serta-merta akan langsung terlihat hasilnya dalam sekejap atau beberapa hari. Pentingnya, kita tahu apabila segalanya diperlukan proses. Proses itulah yang menjadi laju dari hal yang besar, meskipun beberapa terkesan lambat.

Dari itu, apa sih sebenarnya atomic habits?

Atomic habits adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan bahwa hal-hal yang kecil itu bisa membentuk hal-hal yang besar. Untuk mencapainya, tentu harus dibuat rutin yang artinya dibentuk menjadi kebiasaan sehari-hari.

Hilangkan pikiran bahwa target yang kita capai akan tercapai dalam waktu yang singkat. Mengapa? Awalnya, seseorang akan bersemangat untuk mencapai targetnya dengan melakukan usaha mati-matian, namun melihat bahwa targetnya tak kunjung tercapai, yang sebenarnya sedang dalam proses, memilih seketika untuk menghentikannya karena lelah berusaha.

Dengan atomic habits ini, seseorang harus menyadari bahwa hal-hal kecil itu merupakan bunga majemuk. Apabila yang kamu lakukan adalah kebiasaan buruk setiap harinya, maka bunga majemuk yang ada adalah negatif. Lain halnya jika itu adalah bunga majemuk yang positif.

Contoh sederhana, kamu punya kewajiban untuk menyelesaikan satu tugas tambahan, mungkin bagimu itu adalah pencapaian yang kecil. Akan tetapi, di kemudian hari tugas itu akan bermakna besar dalam kariermu. Semakin banyak tugas yang dapat kamu selesaikan, maka semakin bebas dirimu dalam bidang-bidang yang lebih luas.

Bagaimana Melakukannya?

Kamu mungkin bingung bagaimana cara melakukan atau membangun atomic habits. James Clear secara khusus membaginya menjadi empat kaidah.

Kaidah pertama yaitu menjadikannya terlihat. Kaidah kedua yaitu menjadikannya menarik. Kemudian kaidah yang ketiga yaitu menjadikannya mudah. Terakhir, kaidah keempat yaitu menjadikannya memuaskan.

Dari keempat kaidah yang James kemukakan, saya sedang mencoba menciptakan kebiasaan baik dengan kaidah yang pertama yaitu menjadikannya terlihat. Pertama, menulis kebiasaan-kebiasaan yang saat ini saya lakukan untuk menyadari apa kebiasaan yang terjadi. Kedua, menggunakan niat implementasi (perilaku, waktu, dan lokasi). Ketiga, menumpuk target kebiasaan baru. Keempat, membuat lingkungan menjadi lingkungan penuh motivasi.

Langkah-langkah itu mungkin terlihat sederhana, namun saya sadari betul jika itu bukan hal yang mudah. Kadang saya merasa bosan dan untuk mengatasinya saya akan memaksimalkan langkah yang keempat yaitu membuat lingkungan yang penuh motivasi.

Selama melakukan kaidah pertama yang James baikan, saya menyadari betul bahwa membentuk kebiasaan baik setiap harinya akan jauh lebih bermakna ketika akhirnya saya mencapai target yang saya mau. Kebiasaan-kebiasaan buruk juga perlahan mulai berkurang. Akan tetapi, pengalaman saya ini tidak bisa kamu buat sebagai patokan. Kamu harus membaca buku ini sendiri agar kamu tahu apakah kaidah-kaidah ini dapat meng-improve dirimu atau tidak. Yang perlu kamu ingat adalah bukan hasil yang harus kamu tuju, tetapi prosesnya. Selamat meng-improve diri!

Sumber gambar: Gramedia

Baca juga:

The 5 AM Club: Membangun Kebiasaan Baik di Pagi Hari

Gimana Sih Caranya Mengubah Kebiasaan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini