Waktu Baca: 3 menit

“Sudahkah jajan hari ini?”

Jajan masih menjadi aktivitas favorit yang mesti orang-orang lakukan ketika bepergian. Dari mulai berburu jajanan kekinian hingga tradisional. Bahkan akhir-akhir ini, kita malah sering merindukan jajanan tradisional bukan? Jajanan tradisional ini kerap kali dijual para pedagang di pasar. 

Pasar biasanya menyediakan jajanan tradisional sekaligus barang-barang lain. Berbeda dengan pasar yang satu ini. Namanya Pasar Entho. Pasar ini bisa dikatakan sebagai pusat jajanan pasar di Parakan yang masih eksis hingga saat ini. Bagi kalian yang suka berburu jajanan, sudah saatnya mengetahui keberadaan ini.

Mengenai Pasar Entho 

Pasar Entho adalah pasar yang menjual berbagai jenis makanan. Seringkali kita menyebutnya makanan ini ‘jajanan pasar’. Lokasinya berada di belakang ruko area Pecinan, Parakan, Temanggung. Meskipun lokasinya agak tersembunyi, tetapi pasar ini tak pernah sepi dari hiruk pikuk para pengunjung. Biasanya pasar buka dari mulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. Jika terlalu siang, mungkin saja kita akan kehabisan jajanan yang menjadi keinginan.

Nama Entho sendiri merujuk dari salah satu nama jajanan pasar khas Temanggung. Jajanan Entho ini terbuat dari singkong yang di dalamnya terisi dengan gula jawa. Konon katanya, dulu pasar ini hanya menjual Entho, sebelum seperti sekarang yang banyak menjual berbagai jenis jajanan.

Mengenal Jajajan Pasar yang Dijual

Meskipun nama pasarnya yakni pasar Entho, bukan berarti jajanan pasar yang ada di sini hanya Entho saja lho ya. Beraneka ragam jajanan pasar dijual di sini. Dari mulai jajanan pasar dengan cita rasa asin seperti misoa, risol, lumpia, martabak, lemper, tahu bakso, dan lain-lain. Hingga tersedia juga jajanan pasar yang bercitarasa manis seperti kue lapis, pia, jadah jali, nagasari, putuayu, citak/kue ku, cucur, dan kue-kue lainnya.

jajanan pasar jajanan pasar entho

Selain jajanan pasar yang ringan, Pasar Entho pun menyediakan berbagai macam olahan nasi seperti nasi kuning, nasi uduk, nasi megono, nasi urap, dan nasi buntil. Harga yang pedagang tawarkan pun masih terjangkau. Kisaran Rp 1.000, Rp 2.000, hingga Rp 12.000-an untuk beberapa makanan berat. Bukankah cukup murah?

Tentang Pedagang dan Pembeli

Seperti pedagang pasar pada umumnya, para pedagang di Pasar Entho juga mempersiapkan dagangannya dari pagi buta. Apalagi para pedagang ini juga harus mengolah bahan menjadi jajanan pasar yang siap dijual. Meskipun beberapa dari mereka, juga ada yang menjual jajanan titipan dari masyarakat cina Parakan. 

Pasar ini biasanya ramai di kala pagi. Pengunjung biasanya membeli jajanan untuk keperluan hajatan maupun sekedar ingin berkulineran. Saat wekeend, biasanya pasar Entho lebih ramai dari biasanya. Dimana banyak muda-mudi yang sedang jogging dan menyempatkan diri membeli jajanan. Tak hanya itu, ada juga beberapa orang yang mampir setelah selesai menunaikan ibadah Misa di gereja. Seperti yang diungkapkan salah satu pedagang bernama mbok Parmi. 

“Saya sudah berjualan di sini hampir 30 tahun. Pas hari minggu memang lebih ramai dari hari biasanya. Makanya saya sering minta tolong menantu saya untuk membantu berjualan di hari Minggu.” tutur mbok Parmi.

Nah, begitulah sekilas penjelasan tentang Pasar Entho. Bagaimana menurutmu? Sangat menarik bukan? Apalagi bagi kalian yang suka berburu makanan atau sedang merindukan citarasa jajanan tradisional. Pasar yang satu ini menjadi tempat yang cocok untuk dikunjungi. Jangan lupa mampir ya!

Baca juga:

Seorang Pedagang Jajanan Pasar itu Bernama Mbah Satinem

Tips Jajan di Malioboro

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini