Waktu Baca: 3 menit

Pasca perginya pilar penting mereka seperti Bale, Isco, dan Marcelo, Bernabeu kembali kehilangan pemain pilarnya. Casemiro, yang menjadi penyokong lini tengah Madrid telah resmi pindah ke Manchester United. Kepindahan Casemiro secara resmi mengakhiri era trio MCK (Modric, Casemiro, Kroos) alias trio emas lini tengah Real Madrid yang telah menguasai Eropa selama 7 tahun terakhir. Menarik untuk kita simak bagaimana awal mula ketiga pemain ini membentuk trio yang kelak menguasai Eropa. Kira-kira apa fungsi dan peran yang mereka jalankan dan prestasi yang merekah raih?

Awal Terbentuknya Trio MCK alias Trio Emas Lini Tengah Real Madrid

Kedatangan Modric menjadi pijakan awal bagi trio MCK di Real Madrid pada 2012. Kemudian Casemiro menyusul 2013 yang lalu meskipun pada akhirnya harus bermain di Porto sebagai pemain pinjaman terlebih dahulu. Terakhir, maestro passing Real Madrid, Toni Kroos datang satu tahun setelah Casemiro.

Pertandingan melawan Atletico Madrid pada 2015 menjadi panggung perdana Trio MCK. Sempat mengalami berbagai perombakan pada masa kepelatihan Benitez, trio ini mengawali puncak kejayaan ketika berada di tangan Zidane.

Meski begitu, trio tersebut juga mengawali beberapa pertandingan awal dengan tidak maksimal. Adaptasi taktik menjadi kendala awal bagi mereka. Skema 4-3-3 maupun 4-2-3-1 menjadi favorit Zidane pada awal kepelatihannya.

Sorotan kamera memang lebih tertuju pada trio BBC daripada MCK. Meski begitu, peran mereka bagi tim tidak kalah penting (bahkan bisa kita bilang peran vital dalam pola membangun serangan ala Zidane). Taktik bola sederhana, sirkulasi aliran bola cepat, pressing tinggi menjadi makanan sehari-hari bagi trio MCK.

Fungsi dan Peran Antar Indvidu Trio MCK

Berstatus gelandang, namun memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Casemiro berposisi sebagai gelandang bertahan dengan fungsi melindung center back sekaligus sebagai pelindung area Modric dan Kroos.

Kroos yang berada di posisi kiri membentuk triangle serangan bersama bek kiri dan sayap kiri. Daya jelajahnya yang mencakup hampir seluruh lapangan membuatnya bermain melebar untuk meminta bola baik di posisi kanan maupun belakang. Kemampuan akurasi passing yang tinggi menjadi senjata Zidane maupun Ancelotti untuk mencari ruang di sebelah kiri untuk kemudian dialirkan embali ke kanan maupun tengah. Modric yang berada di posisi kanan, menjadi target passing Kross.

Dengan kemampuan yang mereka miliki, trio ini meraih banyak gelar di Madrid. Mulai Tanah Spanyol (La Liga) hingga dunia (Liga Champions, Piala Super EUFA, dan Piala Dunia Antar Klub) telah mereka taklukan. Bahkan, Modric sempat meraih Ballon d’Or pada 2018 mengalahkan Messi dan Ronaldo yang pada masa itu sangat sulit untuk ditaklukan.

Mulai Tidak Efektif

Sepeninggal Zidane, trio MCK tidak berjalan dengan efektif sehingga membuat Madrid tampil buruk baik di Liga Spanyol maupun Liga Champions. Mereka kembali tampil efektif ketika Zidane kembali menjadi pelatih Madrid dan kembali menghadirkan gelar Liga Spanyol.

Sayang, kekalahan atas Chelsea menjadi santapan empuk media kala itu. Media menganggap trio tersebut telah usai.

Namun, kedatangan Ancelotti merubah anggapan media. Trio MCK kembali tampil gacor dan menjadi kunci permainan tim. Dengan keberadaan mereka, Madrid mampu meraih gelar La Liga, Liga Champions, Piala Super Spanyol, dan Piala Super UEFA.

Meskipun trio MCK menjadi kunci permainan, Ancelotti merotasi mereka dengan pemain muda untuk mengurangi kelelahan bagi mereka (mengingat rataan usia yang menginjak 30 tahun).

Akhir Trio MCK – Trio Emas Lini Tengah Real Madrid

Perginya Casemiro musim, usia Modric dan Kroos yang tidak lagi muda menjadi penanda bahwa era keemasan dan kegemilangan telah usai. Banyak cerita telah dihadirkan trio tersebut di Estadio Santiago Bernabeu.

Kini trio MCK sudah selesai. Real Madrid pun sudah menyiapkan trio baru, yaitu Camavinga, Valverde, dan Tchouameni. Mungkin saja, trio baru Madrid ini akan meriah kesuksesan seperti era trio MCK atau bahkan bisa lebih baik lagi dengan menghadirkan gelar treble maupun sixtuple bagi Real Madrid.

Sumber gambar: @lucamodric10

Baca juga:

Casemiro ke Manchester United Buat Apa?

Mengenal Federico Valverde: Penerus Trio Gelandang Real Madrid di Masa Depan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini