Waktu Baca: 2 menit

Selama ini Gotham City punya pahlawan milik mereka sendiri. Namanya adalah Batman yang merupakan identitas asli dari Bruce Wayne si konglomerat. Sudah kita ketahui bersama, bahwa Batman berkali-kali mengalahkan berbagai villain di sana. Mulai dari Penguin sampai musuh legendarisnya, Joker.

Namun, sebenarnya, kalau kita pikir-pikir, seharusnya pahlawan Gotham City bukanlah Batman. Malah Batman adalah villain juga yang harus diselesaikan masalahnya. Begini alasanku.

Masalah Para Karakter di Gotham City

Masalah Gotham City, buat penikmat Batman masalah utamanya pasti soal pemerintahan yang kotor atau mafia yang ada di mana-mana. Atau mungkin masalahnya datang dari villain-villain yang Batman basmi? Seperti halnya kaya Joker.

Tapi namanya villain, mereka selalu punya hal yang menjadi latar belakang mereka menjadi ‘penjahat’ atau berlaku jahat. Toh, sejahat apapun villain di Batman pasti ada penyebabnya. Nggak mungkin seseorang out of knowhere tahu-tahu punya ide jadi penjahat gara-gara brainstorming di kamar mandi.

Joker, penjahat yang jadi ikon Batman ini adalah orang yang punya masalah. Dia diceritakan di filmnya sendiri yang dibintangi Joaquin Phoenix adalah seorang yang tidak memiliki kepercayaan diri. Sudah begitu, orang-orang sering menyia-nyiakan Joker yang membuatnya berakhir kepada kejahatan.

Riddler, dia pun sama seperti Joker. Dia adalah orang yang memiliki sebuah masalah yang merubahnya menjadi penjahat di The Batman. Dia berakhir menjadi seorang psycho gara-gara bantuan dari Thomas Wayne dihentikan. Riddler merasa bahwa ada penghianatan dari orang yang seharusnya peduli dengannya. Pada akhirnya, dia pun mencoba membunuh Batman.

Batman sendiri, meskipun bukan villain,dia juga punya kendala dalam hidupnya. Bruce Wayne, adalah orang yang memendam sebuah penyesalan besar soal orang tuanya. Dia selalu dihantui perasaan ‘jika saja aku nggak meminta pulang dari teater, mungkin orang tuaku masih hidup’. Penyesalan inilah yang membawa Bruce ke kepribadiannya sebagai Batman.

Seharusnya ‘Orang Ini’ yang Jadi Pahlawan Gotham

Jika melihat masalah-masalah itu, kira-kira siapa yang seharusnya menjadi pahlawan sebenarnya harusnya siapa?

Menurutku, orang tersebut adalah psikolog. Seharusnya psikologlah yang menjadi pahlawan dari Gotham City.

Coba saja bayangkan jika Thomas Wayne menyadari hal ini. Dia membuka layanan psikolog murah untuk warga Gotham City, bisa jadi warga Gotham City tidak perlu berhadapan dengan para villain. Riddler dan Joker bisa mendapatkan penanganan dengan baik.

Begitu pula dengan Bruce Wayne, kalau saja Alfred menyadari pentingnya psikolog, mungkin kita tidak akan mengenal Batman sama sekali. Sayangnya, justru Alfred malah manut-manut aja atas ucapan boss mudanya itu. Padahal kalau kita pikir-pikir, uang untuk bikin Bat Mobile bisa untuk memeriksakan Bruce Wayne berkali-kali untuk menyembuhkan rasa bersalahnya.

Sayangnya, Thomas Wayne tidak menyadari hal-hal ini. Dia nggak aware atas kesehatan mental bisa jadi warga Gotham City tidak perlu harus bermasalah di atas kapal gara-gara Joker.

Pun Begitu di Dunia Nyata

Kejahatan yang terjadi di sekitar kita bisa jadi punya hubungan juga dengan kesehatan mental. Dari beberapa jurnal yang-ku baca kesimpulannya demikian.

Coba saja kalau pemerintah kita sadar akan kesehatan mental bisa jadi tedensi untuk kejahatan bisa sedikit dikurangi, aku yakin masalah kriminalitas adalah masalah yang kompleks. Ada berbagai macam hal di dunia nyata.

Pun juga di Amerika Serikat. Penembakan-penembakan di sekolah Amerika sering kali dicurigai karena masalah kesehatan mental. Anak yang menjadi pelaku mengalami tekanan dalam hidupnya sehingga gelap mata dan melakukan pemberondongan.

Sampai sekarang pemerintah-pemerintah mungkin seperti Thomas Wayne, memikirkan kesejahteraan tapi kurang aware sama kesehatan mental. Ya kali harus ada Batman beneran di sini kan?

Baca juga:

Alasan The Batman Versi Michael Keaton Masih Yang Terbaik

The Batman Versi Ben Affleck

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini