Waktu Baca: 2 menit

Chelsea akhirnya remi memecat Thomas Tuchel setelah The Blues takluk 1 – 0 saat bertandang ke Zagreb. Kekalahan tersebut jelas memperpanjang track buruk Chelsea di awal musim ini. Sebelumnya, mereka sudah takluk di tangan Southamptom dan hancur 3 – 0 di tangan Leicester.

Meskipun kini jalan Chelsea tersendat-sendat di awal musim, pemecatan Tuchel masih bisa dibilang terlalu dini. Bahkan, pemecatan ini bukan jadi solusi buat Chelsea. Kenapa bisa begitu? Ada apa dengan The Blues?

Kehilangan Banyak Pemain

Hengkangnya banyak pemain dari Stamford Brigde bikin Chelsea nampak kurang bergairah bahkan sebelum musim resmi dimulai. Para bintang mereka memutuskan untuk angkat kaki dari London seperti Lukaku yang kembali ke Inter dan Werner yang juga pulang kampung. Selain nama-nama tersebut, The Blues juga kehilangan Christensen dan Rugider yang memutuskan untuk berkelana ke La Liga.

Padahal jika menilik statistik musim lalu, para pemain yang hengkang dari Chelsea adalah para pemain inti mereka, meskipun tampil cukup buruk. Kehilangan Rudiger adalah yang paling terasa. Pemain asal Jerman ini musim lalu menjadi gladiator di sisi pertahanan Chelsea sehingga dia masuk ke team of the season-nya Liga Inggris. Kini sepeninggalan pria Jerman ini, pertahanan Chelsea menjadi rapuh. Total hinggal matchday ke-6, gawang Chelsea sudah jebol 9 kali.

Gagal Mendapatkan Target Transfer dan Motivasi Pemain yang Menurun

Kegagalan Chelsea mendapatkan para target mereka menjadi beban tersendiri buat Tuchel. Dia yang harus segera mendapatkan pengganti para pemainnya yang angkat kaki justru berkali-kali menemui batu sandungan.

Para incaran mereka seperti Konde, Lewandowski, dan Raphina memilih hijrah ke klub lain. Sementara itu nama de Ligt juga meleset, padahal pemain Belanda ini bisa menjadi penambal posisi Rudiger yang pergi ke Real Madrid. Tuchel juga sempat ditawari mendatangkan Cristiano Ronaldo, namun karena dia nggak setuju dengan ide boss baru Chelsea, transfer mega bintang ini gagal terlaksana.

Di saat seperti ini, jika melihat bagaimana Chelsea bermain akhir-akhir ini, nampak para punggawanya kurang bergairah. Faktor keinginan mereka untuk hengkang, seperti Azpilicueta, saya curigai jadi penyebabnya. Mereka yang ingin hengkan dari Chelsea namun pada akhirnya ‘terpaksa’ bertahan kehilangan motivasinya.

Kondisi motivasi pemain yang kian menurun mempengaruhi Chelsea sehingga membuat lingkaran setan muncul ke permukaan. Chelsea lesu karena motivasi para pemain berkurang, pemain makin kehilangan motivasi imbas dari hasil minor Chelsea.

Pemecatan Tuchel Bukan Solusi

Menilik dari apa yang terjadi dengan kondisi pemain The Blues membuktikan bahwa pemecatan Tuchel bukanlah solusi. Membenahi mental pemain dengan kondisi Chelsea yang tengah pincang seperti ini jelas nggak mudah. Perlu penanganan jangka panjang harus dilakukan dengan kesabaran.

Dengan memecat Tuchel dan nggak menggantikannya dengan pelatih yang setara, bisa jadi posisi Chelsea semakin kacau. Tuchel sendiri adalah pelatih yang memiliki man management yang baik. Salah satu buktinya adalah ketika dia bisa membawa PSG ke laga final UEFA Champions League.

PR Chelsea adalah bagaimana memanajemen timnya sekarang. Jika Tuchel kerepotan kira-kira siapa penggantinya yang cocok?

Sumber gambar: @chelseafc

Baca juga:

Keputusan Abramovich Menjual Chelsea Punya Maksud Lain?

Sah! UEFA Beri Sanksi FFP ke Beberapa Klub Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini