Waktu Baca: 2 menit

Pernah melihat film Doa Yang Mengancam? Film ini konon menjadi pembuktian aktor Aming bahwa ia tidak cuma pandai menjadi banci. Dikisahkan Aming merasa hidupnya selalu sial. Iapun mengajukan doa pada Tuhan yang ternyata beresiko besar pada kehidupan dirinya selanjutnya. Film yang juga dibintangi Titi Kamal ini sekaligus mengingatkan kita bahwa ada doa doa yang tidak boleh kita minta pada Tuhan. Salah satu doa yang tidak dibolehkan adalah doa meminta keturunan atau gender tertentu untuk keturunan kita. Resikonya memang mendapat anak setan. Bagaimana ceritanya?

Tangisan Orang Tua

Saya pernah mengunjungi sepasang orang tua bersama salah satu guru spiritual saya. Kami diminta untuk menghibur orang tua ini. Apa pasal? Ternyata anak mereka sangat nakal dan mbeling. Suka balapan motor, mabuk mabukan dan hidupnya seenaknya. Apa iya ini salah didik orang tuanya? Orang tuanya sangat alusan. Tidak pernah melakukan perbuatan yang melanggar norma. Tokoh gereja. Kayaknya bukan faktor orang tua.

Tapi dasarnya kita coba berpikir logis, kita pikir ya pasti penyebabnya orang tuanya. Namun saat kita mencoba menggali orang tua ini, kita menemukan mereka bukan penyebab si anak menjadi mbejujag.

Baca juga : Jangan Minta Tolong Toni, atau Kamu akan Celaka! : Teka-Teki Teori Pengabdi Setan 2 (Part 1)

Akhirnya kita cobalah untuk menggunakan mata keenam. Kita terkejut karena di belakang anak itu ada seekor reog. Matanya besar, lidahnya panjang melet melet dan tangannya besar memeggangi punggung bocah itu.

Guru saya lalu bercerita pada orang tua si bocah. Mereka kaget tapi senang. Senang karena anak mereka ternyata berlaku ngawur karena kerasukan, bukan karena kesalahan mereka. Tapi guru saya menolak mengusir si mahluk.

“Tidak bisa, anak bapak bisa ikutan meninggal,” kata guru saya.

“Lho kenapa?” tanya mereka.

“Anak bapak dan ibu adalah anak setan,” jelas guru saya.

Konsep Anak Setan

Tuhan itu sudah memiliki rencana dalam kehidupan kita. Kita mau punya anak atau tidak punya atau bagaimanapun itu sudah ada dalam bukunya Tuhan. Ada alasan. Mungkin karma. Orang yang tidak memiliki anak salah satunya karena karma akibat pada masa lalu tidak menghargai anaknya (misalnya saja). Atau bahkan pernah membunuh dan menyia-nyiakan anak sendiri.

Bisa jadi Tuhan ada rencana lain.

Baca juga : Di Sekitar Jalan Ciumbeluit Kulihat Putih Putih…

Masalahnya kita suka merengek rengek agar Tuhan berubah pikiran. Padahal semua sudah ada suratannya.

Biasanya Tuhan tidak berubah pikiran. Wong semua sudah ada plannya.

Dasar manusia. Mereka juga tetap memaksa. Akhirnya apa yang terjadi? Mereka mendapat anak, tapi yang memberi setan. Setan senang dengan manusia yang merengek rengek dan ra trimo dengan rencana Tuhan.

Saat itulah setan melakukan deal dengan manusia secara tersembunyi. Manusia yang tidak peka seringkali salah mengira berbicara dengan Tuhan, padahal dia sedang berbicara dengan setan.

Hasilnya ya anak setan itu tadi.

Terikat Dengan Reog

Bisa tidak setan ini kita singkirkan? Jawabannya bisa, tapi anak setan akan mati. Kenapa? Ibarat mobil listrik, baterainya adalah reog yang menempel di si anak. Kalau baterainya kita cabut, ya anaknya akan mati.

Mendengar hal itu, orang tua si anak menangis histeris. Anak mereka itu sulit menjadi orang benar kecuali bisa mengendalikan pengaruh buruk si reog seumur hidupnya. Tapi ya sulit.

Baca juga : Terungkap Jawaban Misteri Herosase di Pengabdi Setan!

Mereka menyesal karena telah membuat Doa Yang Mengancam. Tidak ada jalan lain selain pasrah.

Kamipun pamitan pulang dan berjanji bahwa tidak akan menjadi perengek di depan Tuhan. Sebaliknya, percaya sajalah bagaimana alam bekerja pada akhirnya.

Gambar oleh: Mitja Juraja

1 KOMENTAR

  1. Mirip tetangga saya, sudah tua tapi mbelinge puool… Setelah di trawang guru saya ternyata karena belum kawin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini