Waktu Baca: 2 menit

Gelaran G20 di Bali menuai banyak kritik, salah satunya adalah nggak adanya pengaruh gelaran ini ke beberapa sektor di masyarakat. Kritikan muncul akibat dari para pedagang dan ojek online (ojol) yang merasa nggak mendapatkan yang mereka harapkan saat gelaran G20. Kritik ini jelas sah-sah aja, namanya warga negara jelas punya hak buat mengkritik apa yang pemerintah lakukan selama ini. Tapi, kalau semisal G20 bakalan mempengaruhi ojol secara langsung, kira-kira apakah Joe Biden dll akan naik ojol dan nunggu di pinggir jalan terus ditanyai “sudah sesuai maps mister?”

Kebiasaan Berharap Efek Instant

Sebenarnya protes ini bisa masuk logika di mana orang-orang pada berharap G20 bakalan memunculkan efek secara cepat. Contohnya seperti tiba-tiba banyak turis yang berbondong-bondong berwisata ke Bali atau para pengikut G20 yang langsung berpikir berbelanja saat menginjakkan kaki di Bali. Jelas hal ini adalah hal yang nggak mungkin terjadi. Orang-orang yang punya kepentingan di G20 justru akan lebih fokus terlebih dahulu pada pagelaran daripada fokus berwisata dan sibuk order ojol saat gelaran G20. Mereka akan meletakkan hal-hal yang bersifat menyenangkan dahulu demi menyiapkan diri di ajang akbar ini. Maka dari itu, ya…, G20 hanya berdampak sedikit atau hampir nggak berdampak di sampai gelaran ini selesai.

Baca juga: Kenaikan Tarif Ojol: Mengulik Pandangan dari Konsumen dan Driver

G20 Bukan Cuma Soal Bali Saja dan Perlu Proses

Adanya gelaran G20 Indonesia nggak hanya berpengaruh terhadap Bali saja, tapi juga perkembangan di seluruh Indonesia. Salah satu yang baru saja kita rasakan dampaknya, meskipun belum secara langsung adalah keputusan Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia.

Saat ini presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru saja memutuskan akan menggelontorkan investasi sebesar 38 triliun rupiah untuk mengembangkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan tentu saja lebih efisien daripada yang sedang kita konsumsi saat ini. Selain itu, ada pula investasi dari Jepang dan Inggris ke MRT yang akan memudahkan perjalanan jarak jauh sehingga akses untuk mendapatkan pekerjaan di luar kota akan semakin mudah. Terakhir, ada pula investasi dari Turki yang akan memuluskan pembangunan Tol Trans Sumatera yang bisa memudahkan mobilisasi masyarakat.

Pastinya, hasil dari investasi-investasi yang deal di hari pertama ini perlu proses agar bisa segera masyarakat rasakan. Menilai dampak dari G20 bukan hanya soal Bali dan bagaimana pendapatan ojolnya.

Baca juga: Bertemu Para Ketua SAI G20, Puan Dorong Penguatan Kerja Sama dengan Parlemen

Sumber gambar: @jokowi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini