Waktu Baca: 2 menit

Mundurnya Gerard Pique dari gelanggang La Liga bersama Barcelona menyisakan banyak kekecewaan. Kenapa Gerard Pique pensiun di tengah musim. Kenapa tidak menunggu sampai akhir musim. Atau bisa saja Pique putus kontrak dan mengadu nasib dengan MLS. Beragam spekulasi beredar. Salah satu yang menarik adalah karena Pique ingin terjun ke dunia bisnis secara total.

Gerard Pique pensiun ini sebenarnya bukan kejadian pertama kalinya. Banyak pemain yang pernah pensiun dengan cara yang sangat menyakitkan. Pensiunnya mereka ini tiba tiba dan tanpa peringatan sebelumnya sehingga membuat banyak orang canggung dan kebingungan.

Siapa saja mereka?

Sergio Kun Aguero

Aguero baru saja bergabung dengan Barcelona. Ia disebut sebut datang agar Lionel Messi merasa betah di Nou Camp setelah kepergian Luis Suarez. Apa daya, ia mengalami gangguan ritmik jantung. Setelah berkonsultasi dengan dokter, legenda Manchester City ini memilih pensiun di tengah musim.

Carlos Roa

Pemain Argentina ini memutuskan untuk pensiun setelah ia mendapat panggilan dari Yesus. Karena takut kiamat sudah dekat, Carlos Roa mengambil keputusan pensiun di usia 29 tahun. Padahal ia merupakan kiper andalan Argentina.

Claudio Taffarel

Kiper kebanggaan Brazil ini sebenarnya baru saja menandatangani kontrak dengan tim asal Italia, Empoli. Namun kecelakaan mobil membuatnya menyadari bahwa ia harus berhenti bermain. Ia lalu menggantungkan sepatu setelah kejadian mengejutkan itu.

Hidetoshi Nakata

Pemain Jepang terbaik sepanjang masa (bisa didebatkan) memutuskan pensiun bahkan sebelum menginjak usia 30 tahun. Nakata di akhir karirnya memang terlihat tidak lagi ambisius, tidak seperti saat bermain bersama AS Roma misalnya. Nakata lalu memutuskan untuk menjadi model.

Roy Keane

Pemain beringas ini memiliki akhir karir yang mengecewakan. Dipecat dari Manchester United setelah komentar kerasnya, Keane lalu balik ke klub Glasgow Celtic. Bermain sebentar lalu pensiun. Akhir yang menyedihkan.

Andrea Pirlo

Andrea adalah pemain yang elegan. Ia seperti tak perlu terlalu banyak berlari atau beradu badan untuk menjadi pemecah kebuntuan dalam pertandingan. Namun ketika akhirnya ia mengatakan bahwa tubuhnya sudah tak mampu lagi bergerak sesuai keinginannya, itulah akhir dari perjalanan karir gemilangnya.

Eric Cantona

Penyerang legendaris MU ini menemukan bahwa dirinya kehilangan gairah bermain. Ia memutuskan pensiun di usia yang sebenarnya terhitung masih produktif. Ia lalu malah berkecimpung di bidang film dan iklan.

Luca Toni

Benar, usianya sudah hampir kepala empat saat pensiun. Tapi dia baru saja mendapat gelar Capocannoniere semusim sebelumnya. Tapi ternyata semua terlalu sulit bagi pemain berjuluk Tonigol ini.

Carles Puyol

Puyol tidak pernah benar benar pensiun dengan layak. Ia terus menderita cedera hingga akhirnya ia menyerah dan berhenti bermain bola. Padahal, bek ini dianggap sejajar dengan John Terry, Maldini dan juga Marcel Desailly.

Michael Owen

Meraih Ballon D’or dalam usia yang sangat muda hanya untuk kehilangan segalanya setelah itu akibat cedera. Owen mengakhiri karir sebagai pemain dengan kontrak per-pertandingan di Stoke City. Akhir miris si anak emas Inggris.

Ledley King

Mau bilang apalagi. Ini mungkin salah satu bek terbaik timnas Inggris yang tidak pernah benar benar mendapat panggungnya. Ledley King yang dianggap pengganti Sol Campbell mengakhiri karir dengan cedera parah bahkan sebelum usia 30 tahun.

Jack Wilshere

Mengaku masih kuat bermain. Tapi…kaki kacanya berkata lain. Ia pensiun ketika rasa rasanya masih memiliki sedikit harapan untuk tampil hebat.

Baca juga :

Marc Cucurella Si Spesialis Kiri Lapangan

Richarlison Gacor, Tapi Belum Memikat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini