Waktu Baca: 2 menit

Sampai saat ini masih menjadi perdebatan antara mahasiswa kupu – kupu dan mahasiswa organisasi. Seringkali mahasiswa kupu – kupu menganggap kalau kurang worth it apabila hanya aktif berorganisasi di kampus saja, sedangkan mahasiswa organisasi menganggap mahasiswa yang aktif adalah mahasiswa yang berorganisasi di kampus. Tidak ada yang salah dengan perbedaan pandangan dari kedua hal tersebut, karena balik lagi tergantung pada latar belakang dan motivasi mahasiswa. Lalu, apakah kita perlu memilih menjadi mahasiswa kupu – kupu atau mahasiswa organisasi ? Mari kita bahas…

Mengukur Kemampuan Diri

Kebanyakan mahasiswa belum mampu mengukur kemampuan dirinya sehingga sering terjebak dalam toxic productivity. Maksudnya adalah menjalani semua kegiatan tanpa mengukur batas kemampuan yang dimilikinya. Setiap orang memiliki batas yang berbeda – beda, ada yang tidak bisa fokus ke banyak hal, namun ada juga yang bisa fokus untuk menjalani kegiatan yang berbeda – beda. Salahnya adalah apabila kita aktif mengikuti organisasi hanya karena ikut – ikutan teman satu circle atau sebagai ajang gengsi, “Ah masa yang lain ikut organisasi tapi aku nggak ikut sih”. Kalau memang kamu tipikal orang yang bisa fokus mengerjakan banyak hal sekaligus, tidak masalah kalau mau aktif berorganisasi di kampus. Tetapi kalau menurutmu menjalani pembelajaran saat kuliah saja sudah membuatmu lelah, jangan dipaksakan. Tanggungjawab dan kewajiban mahasiswa adalah belajar, sehingga hal diluar itu bukan kewajiban yang perlu dilakukan.

Mencapai Tujuan Untuk Masa Depan

Setiap orang pasti memiliki tujuan atau goals yang ingin dicapai untuk masa depannya. Memahami pentingnya untuk melakukan kegiatan yang berguna di masa depan agar waktu tidak terbuang sia – sia. Jangan sampai kamu hanya ingin aktif mengikuti semua kegiatan tanpa tahu tujuan apa yang ingin kamu capai. Contoh sederhananya adalah misal kamu ingin aktif mengikuti organisasi BEM kampus dengan tujuan bisa belajar manajemen waktu dan cara kerja sama dengan satu tim. Hal itu dapat membantu kamu untuk melatih soft skill yang kamu punya dalam hal mengatur waktu. Meskipun kegiatan BEM kampus sangat menyita waktu, setidaknya waktu yang kamu luangkan untuk menjalani kegiatan tersebut memiliki dampak positif untuk investasi di masa depan kamu. Tetap lakukan hal yang kamu suka untuk menyenangkan dirimu sendiri.

Menjalani Atas Keinginan Sendiri dan Sesuai Kebutuhan

Pada akhirnya semua keputusan ada di diri kamu sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Bukan karena paksaan atau keinginan orang lain karena orang lain tidak punya kuasa untuk mengatur diri kamu. Mencoba memahami sesuatu yang benar – benar kamu inginkan dan sesuai dengan kebutuhan yang kamu perlukan terutama untuk masa depanmu. Apabila kamu sudah terlanjur terjebak di zona itu, berusahalah untuk menarik diri keluar dari situ. Menjadi orang yang memiliki jalan sendiri itu menyenangkan, jangan terpaku pada pencapaian orang lain. Jadikan motivasi saja, tetapi bukan berarti kamu perlu khawatir atas hal tersebut. Yuk, ciptakan jalanmu sendiri !

Baca juga :

Masalah Mahasiswa Zaman Now: Semuanya Mau Dicoba!

Benarkah Kita Harus Menjadi Mahasiswa Kura-kura?

Mahasiswa Banyak Aksi Tapi Sebenarnya Pamer Eksistensi?

Begini Tips Menghindari Pinjol Bermasalah Biar Nggak Bernasib Seperti Mahasiswa IPB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini